Simbol - Simbol Entity Relation Diagram
By : Unknown
Simbol- Simbol ERD
- EntitasAdalah suatu objek yang dapat didefinisikan dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat. Sebagai contoh pelanggan, pegawai dll.
- Atributadalah properti atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu entitas dimana properti atau karakteristik itu bermakna atau berarti bagi organisasi atau perusahaan.
- RelasiAdalah hubungan antara suatu himpunan dengan himpunan entitas yang lainnya.
- Arus Dataadalah Simbol yang menunjukan arah dari arus data.
Tag :
Tugas 3,
Hubungan Relasi Dalam Entity Relation Diagram
By : Unknown
Gambar Hubungan Antar Relasi
Hubungan
Relasi Dalam ERD
- One To One : Hubungan antara file satu dengan file yang kedua adalah satu berbanding satu .
- Contoh : Satu KTP dimiliki oleh satu orang, Satu SIM dimiliki oleh satu orang
- One To Many : Hubungan antara file yang satu dengan file yang kedua adalah satu berbanding banyak atau banyak berbanding satu.
- Contoh : Satu mahasiswa meiliki Banyak Kelas, Satu STNK motor dapat dimiliki bayak orang.
- Many To Many : Hubungan antara file yang satu antara file yang kedua adalah banyak berbanding banyak.
- Contoh : Banyak kendaraan bermotor yang dapat dimiliki oleh banyak orang.
Tag :
Tugas 3,
Pengertian Entity Relation Diagram
By : Unknown- Pengertian ERD Menurut Wikipedia Adalah Suatu model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara penyimpan.
- Pengertian ERD Menurut Conolly (2005,p354)adalah Penggambaran dari sebuah kebutuhan penyimpanan data dengan cara kerja dari suatu perusahaan atau organisasi yang bebas dari ambiguitas, ERD digunakan untuk mengidentifikasi data yang akan disimpan diolah dan di ubah untuk mendukung aktifitas bisnissuatu organisasi.
- Pohan dan Bahri (1997)Adalah model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan dalam DFD. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. Dengan ERD model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Selain itu dengan ERD kita akan dapat menjawab pertanyaan mengenai data apa yang kita perlukan serta bagaimana data yang satu berhubungan dengan data yang lain.
- Pengertian ERD Menurut Nugroho (2002)Adalah disgram yang memperlihatkan entitas-entitas yang terlibat dalam suatu sistem serta hubungan-hubungan (relasi) antar entitas tersebut.
- Pengertian ERD Menurut Jogiyanto (2001 : 700) Adalah suatu komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang ditinjau. Entity Relation Diagram menggambarkan data dan hubungan antar data secara global dengan menggunakan Entity Relation Diagram.
Tag :
Tugas 3,
Simbol Data Flow Diagram
By : Unknown
Empat simbol yang digunakan :
Ada 3 (tiga) jenis DFD, yaitu ;
• Context Diagram (CD)
• DFD Fisik
• DFD Logis
DFD
Level
DFD dapat digambarkan dalam
Diagram Context dan Level n. Huruf n dapat menggambarkan level dan proses di
setiap lingkaran.
• Diagram Context
• Diagram Level n
• DFD Logis
• DFD Fisik
Context
Diagram (CD)
Jenis pertama Context Diagram,
adalah data flow diagram tingkat atas (DFD Top Level), yaitu diagram yang
paling tidak detail, dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan
aliran-aliran data ke dalam dan ke luar sistem dan ke dalam dan ke luar
entitas-entitas eksternal. (CD menggambarkan sistem dalam satu lingkaran dan
hubungan dengan entitas luar. Lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan
proses dalam sistem).
DFD Fisik
Adalah representasi grafik dari
sebuah sistem yang menunjukan entitas-entitas internal dan eksternal dari
sistem tersebut, dan aliran-aliran data ke dalam dan keluar dari
entitas-entitas tersebut. Entitas-entitas internal adalah personel, tempat
(sebuah bagian), atau mesin (misalnya, sebuah komputer) dalam sistem tersebut
yang mentransformasikan data. Maka DFD fisik tidak menunjukkan apa yang
dilakukan, tetapi menunjukkan dimana,
bagaimana, dan oleh siapa proses-proses dalam sebuah sistem dilakukan. (Tidak
Bahas).
DFD Logis
Adalah representasi grafik dari
sebuah sistem yang menunjukkan proses-proses dalam sistem tersebut dan
aliran-aliran data ke dalam dan ke luar dari proses-proses tersebut. Kita
menggunakan DFD logis untuk membuat dokumentasi sebuah sistem informasi karena
DFD logis dapat mewakili logika tersebut, yaitu apa yang dilakukan oleh sistem
tersebut, tanpa perlu menspesifikasi dimana, bagaimana, dan oleh siapa
proses-proses dalam sistem tersebut dilakukan.
Tag :
Tugas 3,
Pengertian Data Flow Diagram
By : Unknown
Pengertian
DFD Data Flow Diagram - Data Flow Diagram atau DFDmerupakan gambaran suatu sistem yang
telah ada atau sistem baru yang dikembangkan secara logika tanpa
mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir. Dengan adanya
Data Flow Diagram maka pemakai sistem yang kurang memahami dibidang komputer
dapat mengerti sistem yang sedang berjalan.
Pengertian
Data Flow Diagram Menurut Para Ahli
- Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Wikipedia adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.
- Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Wijaya (2007) Adalah gambaran grafis yang memperlihatkan aliran data dari sumbernya dalam obyek kemudian melewati suatu proses yang mentransformasikan ke tujuan yang lain, yang ada pada objek lain.
- Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Kristanto, 2003 adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluaran dari sistem, dimana data di simpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut, dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.
- Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Jogiyanto Hartono, 2005-701 Adalah Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data system dokumentasi dari sistem informasi yang ada, atau untuk menyusun dokumentasi untuk sistem informasi yang baru.
Tag :
Tugas 3,
Macam Macam Flow Chart
By : Unknown
Flow Direction Symbol : Yaitu symbol yg
digunakan untuk menghubungkan antara symbol yg satu dengan yg lain. Atau
disebut juga connection line.
Connector Symbol : Yaitu symbol untuk keluar –
masuk atau penyambungan proses dalam lebar atau halaman yg sama.
Processing Symbol : Yaitu symbol yg menunjukkan pengolahan yg dilakukan oleh computer.
Decision Symbol : Yaitu symbol pemilihan proses berdasarkan
kondisi yg ada.
Input – Output Symbol : Yaitu symbol yg
menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya.
Manual Input Symbol : Yaitu symbol untuk
pemasukkan data secara manual on-line keyboard.
Preparation Symbol : Yaitu symbol untuk
mempersiapkan penyimpanan yg akan digunakan sebagai tempat pengolahan didalam
storage.
Predefine Proses Symbol : Yaitu symbol untuk
pelaksanaan suatu bagian (sub-program) /
prosedur.
Display symbol : Yaitu symbol yg menyatakan
peralatan output yg digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya.
Disk and On-Line Storage (Storage Data) Symbol :
Yaitu symbol yg menyatakan input yg berasal dari disk atau disimpan ke disk.
Magnetic Disk Symbol : Yaitu symbol yg
menyatakan input berasal dari disk magnetic atau output disimpan ke disk
magnetic.
Card Symbol : Yaitu symbol yg menyatakan bahwa
input berasal dari kartu atau output disimpan ke
kartu.
Document Symbol : Yaitu symbol yg menyatakan
bahwa input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke
kertas.
Multi Document Symbol : Yaitu symbol yg
menyatakan bahwa input berasal dari lebih dari satu dokumen atau output dicetak
menjadi lebih dari satu salinan.
Off-page Connector Symbol : Yaitu symbol untuk
keluar – masuk atau penyambungan proses pada lembar atau halaman yg berbeda.
Terminator Symbol : Yaitu symbol untuk permulaan
(start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan.
Direct Access Storage Symbol : Yaitu symbol yg
menyatakan input berasal dari drum magnetic atau output disimpan ke drum
magnetic.
Sequential Access Storage Symbol : Yaitu symbol
yg menyatakan input berasal dari pita magnetic atau output disimpan ke pita
magnetic.
Punched Tape Symbol : Yaitu symbol yg menyatakan
input berasal dari kertas berlubang atau output disimpan ke kertas berlubang.
Sort Symbol : Yaitu symbol yg menunjukkan proses
pengurutan data diluar proses computer.
Tag :
Tugas 3,
Bidang Industri
By : Unknown
INDUSTRI TEMPE
Jl.Teuku Umar Samarinda
Sesuai dengan bidang yg sedang kami analisa, yaitu bidang industri, objek system informasi yg kami ambil berasal dari system yg terdapat pada salah satu pabrik tempe tradisional yg berlokasi di sekitar kawasan Karang Paci, Samarinda. Sistem ini tidak terkomputerisasi, karena masih menggunakan cara manual dan tradisional. Berikut akan kami jelaskan satu per satu system yg terdapat pada pabrik tersebut, juga analisa dari kami untuk memperbaiki kekurangan dari sistem tersebut.
- SISTEM ALAT dan BAHAN
Yaitu system me-manage atau mengatur segala sesuatu keperluan pra-produksi, seperti alat dan bahan. Karena industry yg bergerak menggunakan cara tradisional, maka alat yg digunakan cukup sederhana, yaitu mesin penggiling, keranjang anyaman rotan, drum air, rak penyimpanan, baki besar, cetakan tempe, lampu minyak, dan keperluan kecil lainnya. Bahan yg dibutuhkan pun tidak terlalu banyak, hanya kacang kedelai, air bersih, dan ragi atau bahan fermentasi lain.
- SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk system sumber daya manusia tergantung dari berapa banyak kedelai yg diolah dalam satu kali produksi. Sumber daya manusia dalam satu kali produksi, berbanding 3:1, yaitu 3 karyawan untuk 1 koli kedelai mentah (100kg). Jumlah produksi biasa mengikuti permintaan pasar. Dalam sehari produksi tempe bisa menggunakan 300-350kg kedelai mentah, maka pekerja yg dibutuhkan pun bisa mencapai 9-11 pekerja, belum lagi jika permintaan order sedang ramai ( permintaan antar barang oleh konsumen/pengepul/pedagang eceran tempe ).
- SISTEM PRODUKSI
Dalam satu kali produksi, kedelai yg digunakan sekitar 350kg, kedelai di rebus setengah masak, lalu dimasukkan ke dalam mesin penggilingan dan disaring, setelah itu cuci bersih dan kedelai dipisahkan dengan kulitnya. Kedelai yg sudah dicuci dan dipisahkan kulitnya dimasukkan kedalam cetakan khusus yg sudah dilapis plastic dan lalu direndam dalam drum air yg berisi ragi atau bahan fermentasi lain ( proses fermentasi ) selama satu malam kurang lebih 20 jam. Pada keesokan harinya, tempe dipotong, dikemas menggunakan plastic lalu diasapi menggunakan lampu minyak tradisional agar tidak terkena udara langsung, guna melindungi tempe dari bakteri supaya bisa disimpan selama beberapa hari. Dan tempe siap dipasarkan.
- SISTEM PEMANFAATAN SISA PRODUKSI ( LIMBAH )
Setiap produksi tempe, akan terdapat sisa-sisa pengolahan kedelai atau biasa disebut ampas. Limbah air sisa rebusan kedelai langsung dibuang ke sungai. Akan tetapi ampas dari sisa penggilingan diberikan kepada ternak sapi untuk dijadikan makanan sapi atau hewan ternak lainnya. Lalu ampas fermentasi pun dapat digunakan untuk mengolah tahu, namun tidak akan kami jelaskan karena bukan merupakan batasan dalam system yg sedang kami analisa.
- SISTEM PEMASARAN
Cara pemasaran tempe sama saja dengan pemasaran bahan pangan lainnya. Karena tingginya permintaan serta kebutuhan pasar, maka para pengusaha tempe tidak perlu susah untuk memasarkan hasil produksinya, para pengepul maupun pedagang eceran setiap harinya menerima antaran tempe menggunakan mobil pabrik, dan kadang diambil sendiri.
- HASIL ANALISA KAMI
Dari analisa kami, system manajemen sumber daya manusia yg dijalankan sedikit kurang efisien, karena jumlah karyawan yg bekerja akan terus meningkat sesuai jumlah produksi. Jika dalam satu kali produksi menggunakan system perbandingan 3:1 maka akan membutuhkan banyak pekerja. Namun jika menggunakan system kerja estafet, pada saat produksi 350kg kedelai bisa saja hanya membutuhkan pekerjap sekitar 5-7org. Semakin banyak jumlah kedelai
yg diolah maka bisa semakin sedikit karyawan yg dipekerjakan, karena pekerjaan bisa dibagi sesuai bidang atau tugasnya, akan tetapi akan memakan waktu yg lebih lama dari perbandingan standart 3:1.
Sistem pemanfaatan sisa produksi menurut kami cukup bermanfaat karena ampas kedelai dan fermentasi bisa digunakan sebagai pangan ternak sapi juga untuk pengolahan tahu. Akan tetapi, akan sangat merugikan jika limbah sisa air rebusan kedelai dibuang ke sungai, karena bisa mencemari lingkungan. Lebih baik sisa air rebusan tersebut digunakan untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman. Sekian tugas dari kami, terima kasih.
Tag :
Tugas 2,
























